Persatuan Insinyur Indonesia

BAB I
PENDAHULUAN

Persatuan Insinyur Indonesia merupakan wadah berhimpunnya para Insinyur Indonesia, untuk secara bersama meningkatkan kemanfaatannya bagi bangsa dan negara, serta penguasaan, pengembangan serta pemberdayaan iptek dan kompetensi, untuk nilai tambah kesejahteraan umat manusia pada umumnya, khususnya rakyat Indonesia.
Pada logo PII banyak makna yang terkandung di dalamnya yang tentunya makna tersebut merupakan makna terbentunya persatuan insinyur Indonesia yang mana makna – makna dari logo tersebut adalah sebagai berikut :
BENTUK
Sebagai titik tolak diambil bentuk-bentuk geometris, karena bentuk-bentuk ini merupakan bentuk-bentuk yang dihadapi oleh setiap sarjana teknik, dari jurusan apapun, kecuali itu bentuk geometris adalah sederhana, tetapi jelas dan tegas sesuai dengan kepribadian PII.
Segi empat adalah bentuk basis (oreon) dari segala bentuk. Setiap bentuk senantiasa dapat dikembalikan kepada segi empat. Maka tidak heran apabila lahir suatu aliran baru ( dalam seni pahat, seni rupa, arsitektur ) yang disebut kubisme yang mengembalikan segala bentuk kepada bentuk-bentuk asalnya yaitu bentuk kubus-kubus.
Selanjutnya segi empat dapat juga dipandang sebagai bidang rata prisma atau piramida. Semuanya itu merupakan benda-benda yang dihadapi setiap sarjana teknik. Lingkaran, kecuali bentuk yang diturunkan dari segi empat, dapat juga dipandang sebagai bola atau kerucut yang juga merupakan benda-benda yang dihadapi setiap sarjana teknik. Bulatan dengan segi empat ditengahnya selanjutnya mempunyai arti yang dalam sekali. Kata “bulat” mengandung arti sesuatu yang telah dipertimbangkan dengan masak, seperti dalam perkataan “kebulatan tekad” sedangkan kata “persegi” mengandung arti sesuatu yang sempurna. Jadi, sebuah segi empat yang dilingkari oleh sebuah lingkaran, telah cukup melambangkan seorang insinyur dalam cara kerja dan berpikirnya.
Dengan menerapkan ilmu ( persegi ) dan disertai dengan perhitungan yang eksak dan pertimbangan yang masak ( bulatan ), terciptalah karya-karya yang besar. Bulatan ditengah yang sangat mencolok dan merupakan pusat perhatian setiap pengamat, menunjukkan inti kehidupan ( teken des levens ), yaitu sumber segala daya hidup, sehingga ia melambangkan keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Maka kombinasi bentuk-bentuk yang sederhana di atas, dapat memancarkan arti yang besar sedangkan dengan kesederhanaan bentuk, masyarakat dengan mudah dapat mengenal lambang PII. Pengenalan adalah yang terpenting sedangkan pemahaman adalah soal yang kedua.
WARNA
Warna dasar diambil oranye, yaitu suatu warna yang diperoleh dari warna merah dan kuning, sehingga efeknya adalah lebih terang dari merah, tetapi lebih redup dari kuning. Di dalam ilmu warna, oranye terletak di daerah setengah terang, sedangkan putih terletak di daerah terang sekali, sehingga kombinasi oranye dengan putih pada lingkaran luar menghasilkan warna yang kontras tetapi tetapi tetap lembut. Untuk memberikan kontras kepada kedua kombinasi itu maka hitam yang terletak di daerah gelap adalah cocok sekali, sehingga secara keseluruhan, tercapailah kombinasi warna yang harmonis. Kecuali itu, warna kemerah-merahan yang dominan dengan mudah dapat dikenal dari jauh ( mencolok ). Dilihat dari arti warna-warna, maka putih berarti suci atau keluhuran budi atau semangat yang menyala-nyala atau juga dinamika. Kombinasi warna tersebut melambangkan dinamika PII dengan keluhuran budi dan penuh kepercayaan.
Jika ditinjau secara keseluruhan, maka kombinasi bentuk dan warna di atas mencapai keseimbangan yang harmonis ( balanced ), dan merupakan suatu komposisi bentuk dan warna yang seimbang, yang senantiasa dapat diletakkan di atas latar belakang dengan warna apapun tanpa mengurangi nilai dan artinya. Tafsiran kias dari hal ini ialah, bahwa PII berdiri teguh di atas kaki sendiri, berbakti untuk kemajuan Bangsa dan Negara melalui ilmu pengetahuan dan teknologi, tidak terpengaruh oleh sesuatu aliran politik kecuali politik negara yang berdasarkan Pancasila.
BAB II
ISI (BATANG TUBUH)

PROFIL PERSATUAN INSINYUR INDONESIA
I Nama
Persatuan Insinyur Indonesia – PII (The Institution of Engineers, Indonesia – IEI)
II Pendirian
Berdiri tanggal :
23 Mei 1952 di Bandung
Pendiri :
Ir. Djuanda Kartawidjaja
Dr. Rooseno Soeryohadikoesoemo
III Perangkat Organisasi
Dewan Penasehat
1. Dewan Insinyur
2. Pengurus Pusat
3. Majelis Kehormatan Insinyur
4. Dewan Pakar
5. Badan Pengkajian
6. BK dan atau BKT
7. Pengurus Wilayah
8. Pengurus Cabang
9. Badan Usaha dan Yayasan
10. Forum Anggota Muda (FAM-PII)
IV Mitra Organisasi
Perguruan Tinggi Teknik
1. Asosiasi Profesi
2. Industri/Perusahaan
V Keanggotaan Internasional
WFEO, World Federation of Engineering Organizations)
AFEO (ASEAN Federation of Engineering Organizations)
FEISEAP (Federation of Engineering Institute South East Asia and Pacific)
AEESEAP (Association of Engineering Education South East Asia and Pacific)
VI Ketua Umum PII, 1952 – 2009
1. Ir. Djuanda Kartawidjaja (1952-1954)
2. Ir. Kaslan Tohir (1954 – 1859)
3. Ir. Ukar Bratakusuma (1959 – 1961)
4. Ir. Suratman D. (1965 – 1969)
5. Dr. Ir. GM. Tampubolon (1969 – 1984)
6. Ir. Sumantri (1984 – 1989)
7. Ir. Aburizal Bakrie (1989 – 1994)
8. Ir. Arifin Panigoro (1994 – 1999)
9. Ir. Qoyum Tjandranegara (1999 – 2002)
10. Ir. Pandri Prabono, IPM (2002 – 2004)
11. Ir. Rauf Purnama (2004 – 2006)
12. Ir. Airlangga Hartarto, MMT., MBA (2006-2009)
VII Anggota PII
Anggota Biasa
a. Anggota terdaftar aktif : 7.000
b. Anggota lama : 3.500
Anggota yang tersertifikasi
1. Insinyur Profesional Pratama : 1084
2. Insinyur Profesional Madya : 619
3. Asean Engineer Register : 152
4. APEC Engineer Register : 80
VIII Agenda & Kegiatan PII
Kegiatan Tetap
1. Kongres Nasional
2. Rapat Anggota Cabang/Wilayah
3. Konvensi Nasional BK/BKT
4. Rapat Pimpinan Nasional
5. Temu Nasional
Kegiatan Rutin
1. Kursus Pembinaan Profesi
2. Diskusi berkala & pengkajian
3. Seminar/Workshop/Lokakarya, dll
4. Training Kompetensi & Profesi
5. Sertifikasi
6. Rapat Pengurus
Bakuan Kompetensi PII
(Competency Standards)
Keseimbangan menyeluruh antara :
1. Pengetahuan
2. Keahlian
3. Kebijaksanaan
4. Etika
Badan Kejuruan/ Badan Kejuruan Teknologi (BK/BKT) PII
1. Badan Kejuruan Sipil
2. Badan Kejuruan Elektro
3. Badan Kejuruan Kimia
4. Badan Kejuruan Mesin
5. Badan Kejuruan Fisika
6. Badan Kejuruan Industri
7. Badan Kejuruan Geodesi
8. Badan Kejuruan Lingkungan
9. Badan Kejuruan Teknologi Pertambangan
10. Badan Kejuruan Teknologi Pertanian
11. Badan Kejuruan Teknologi Kedirgantaraan
12. Badan Kejuruan Teknologi Kelautan
13. Badan Kejuruan Teknologi Perminyakan
Maksud dan Tujuan Didirikannya Persatuan Insinyur Indonesia (PII)
Adapun tujuan dari di bentuknya PII adalah sebagai berikut :
Menjadi organisasi profesi keinsinyuran secara nasional yang memiliki kesetaraan dan diakui internasional.
Memupuk profesionalisme korsa Insinyur Indonesia, meningkatkan jiwa serta semangat persatuan nasional dalam mendarma baktikan kompetensinya kepada kepentingan bangsa dan negara melalui peningkatan nilai tambah perwujudan cita-cita bangsa
Meningkatkan kepedulian dan tanggap profesional terhadap permasalahan, tantangan, serta peluang pembangunan daerah/nasional melalui optimasi pemberdayaan kompetensi professional secara integratif.
Mendorong profesionalisme dalam penguasaan, pengembangan, pemanfaatan ilmu pengetahuan dan inovasi teknologi untuk meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan umat manusia pada umumnya dan khususnya rakyat Indonesia.

Fungsi dan Tugas Pokok
Fungsi PII adalah organisasi profesi yang merupakan wadah berhimpunnya para Insinyur Indonesia, untuk secara bersama meningkatkan kemanfaatannya bagi bangsa dan negara, serta penguasaan, pengembangan serta pemberdayaan iptek dan kompetensi, untuk nilai tambah kesejahteraan umat manusia pada umumnya, khususnya rakyat Indonesia dengan tugas pokok :
Meningkatkan peran dan tanggung jawab profesional profesi Insinyur Indonesia dalam pembangunan daerah, nasional, regional dan internasional.
Meningkatkan kompetensi professional Insinyur Indonesia berdaya saing internasional yang mampu menjawab tantangan dalam kancah lokal, nasional, regional dan internasional.
Menyelenggarakan kegiatan advokasi dan edukasi profesi keinsinyuran.
Membina dan mengembangkan kegiatan yang dapat mendorong terciptanya iklim untuk tumbuh dan berkembangnya profesi insinyur Indonesia.
Membangun wahana pengembangan dan Pembinaan Kompetensi Profesi Keinsinyuran Indonesia yang diakui dunia internasional dengan menyelenggarakan Program Pengembangan kompetensi Profesi Insinyur secara konsisten dan berkelanjutan.
Program Kerja
Persatuan Konsultan Indonesia (PII),mempunyai program kerja diantaranya program kerja tetap dan program kerja rutin
Program kerja tetap di antaranya sbb:
1. Kongres Nasional
2. Rapat Anggota Cabang/Wilayah
3. Konvensi Nasional BK/BKT
4. Rapat Pimpinan Nasional
5. Temu Nasional
Program kerja rutin diantaranya sbb
1. Kursus Pembinaan Profesi
2. Diskusi berkala & pengkajian
3. Seminar/Workshop/Lokakarya, dll
4. Training Kompetensi & Profesi
5. Sertifikasi
6. Rapat Pengurus
Kode Etik Insinyur Indonesia
Prinsip – Prinsip Dasar
1. Mengutamakan keluhuran budi.
2. Menggunakan pengetahuan dan kemampuannya untuk kepentingan kesejahteraan umat manusia.
3. Bekerja secara sungguh-sungguh untuk kepentingan masyarakat, sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya.
4. Meningkatkan kompetensi dan martabat berdasarkan keahlian profesional keinsinyuran.
Tuntutan Sikap
1. Insinyur Indonesia senantiasa mengutamakan keselamatan, kesehatan dan kesejahteraan Masyarakat.
2. Insinyur Indonesia senantiasa bekerja sesuai dengan kempetensinya.
3. Insinyur Indinesia hanya menyatakan pendapat yang dapat dipertanggung jawabkan.
4. Insinyur Indonesia senantiasa menghindari terjadinya pertentangan kepentingan dalam tanggung jawab tugasnya.
5. Insinyur Indonesia senantiasa membangun reputasi profesi berdasarkan kemampuan masing- masing.
6. Insinyur Indonesia senantiasa memegang teguh kehormatan, integritas dan martabat profesi.
7. Insinyur Indonesia senantiasa mengembangkan kemampuan profesionalnya.

BAB III
PENUTUP

Persatuan Insinyur Indonesia merupakan wadah berhimpunnya para Insinyur Indonesia, untuk secara bersama meningkatkan kemanfaatannya bagi bangsa dan negara, serta penguasaan, pengembangan serta pemberdayaan iptek dan kompetensi, untuk nilai tambah kesejahteraan umat manusia pada umumnya, khususnya rakyat Indonesia.
Dan dengan adanya wadah ini di harapkan banyak pemikiran pemikiran baru demi perkembangan dunia konstruksi di Indonesia dan dengan adanya organisasi tentunya bertujuan
Menjadi organisasi profesi keinsinyuran secara nasional yang memiliki kesetaraan dan diakui internasional.
Memupuk profesionalisme korsa Insinyur Indonesia, meningkatkan jiwa serta semangat persatuan nasional dalam mendarma baktikan kompetensinya kepada kepentingan bangsa dan negara melalui peningkatan nilai tambah perwujudan cita-cita bangsa
Meningkatkan kepedulian dan tanggap profesional terhadap permasalahan, tantangan, serta peluang pembangunan daerah/nasional melalui optimasi pemberdayaan kompetensi professional secara integratif.
Mendorong profesionalisme dalam penguasaan, pengembangan, pemanfaatan ilmu pengetahuan dan inovasi teknologi untuk meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan umat manusia pada umumnya dan khususnya rakyat Indonesia.

DAFTAR ISI

WWW.GOOGLE.COM(ORGANISASI PFOFESI)
Huda miftahul.2008.Profesinal Skill.Surabaya

DAFTAR ISI
Daftar isi …………………………………………………………………………………… i
BAB I
Pendahuluan ………………………………………………………………………… 1-2
BAB II
Batang Tubuh (ISI) ……………………………………………………………….. 6-10
BAB III
Kesimpulan ………………………………………………………………………… 11
DAFTAR PUSTAKA ………………………………………………………………….. 12

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: